Selasa, 06 Juli 2010

Milis KCB : Baksos Panti Jompo dan Balita


Alhamdulillah.. washalatu wassalamu alaa rasulillah..


Setelah beberapa pekan mas suwandi basyir dkk dalam persiapan baksos ke Panti jompo dan Panti Balita di daerah Cipayung, akhirnya kemarin, ahad, 4 Juli 2010 terlaksana dengan tanpa hambatan yang berarti. Baksos ini terselenggara atas kerja keras beliau bersama sahabat2, mbak tien kuraisin, mbak Diyah Kusuma, dan sahabat-sahabat yang lain, terutama yang telah merelakan beberapa rupiah rizkinya untuk membeli kebutuhan pokok untuk disumbangkan ke kedua panti tersebut. Sahabat-sahabat yang tak bisa disebutkan satu persatu :) hanya doa yang teruntai mengiringi keikhlasan itu.. jazakumullahu khaira jazaa.. aamin insyaAllah..

Saya, yang kebetulan hanya pembantu umum di hari H (hehe) sekitar pukul 8.30 pagi sudah di depan Universitas Tarumanegara - Grogol, menunggu mas wandi (panggilan Suwandi Basyir) mbak diyah, dan teman-teman yang lain, untuk menuju Carefour - Tamini Mall, untuk belanja segala keperluan yang akan diberikan kepada kakek-kakek, nenek-nenek, dan adik-adik di panti yang akan kita datangi siang itu.

Alhamdulillah.. dengan total belanja hampir Rp. 5.000.000 amanah dari sahabat-sahabat telah terlaksana. Semoga segala efisiensi dan manfaat juga barokah berkelimpahan, aaamiin ya Allah. Segera kami meluncur ke lokasi panti yang telah dihubungi sebelumnya. Tanpa kesulitan yang berarti, kami disambut oleh karyawan panti dengan cukup baik, bersapa sebentar, diseling dzuhur yang menyejukkan.. Setelah itu kamipun menjenguk satu persatu kakek-kakek dan nenek-nenek yang sebagian besar sedang berehat dan bersantai di kamar mereka. Kami jenguk satu persatu dengan memberi oleh-oleh yang dengan berat hati kami katakan tak seberapa.. tapi alhamdulillah, mereka menerimanya dengan tulus T.T  Ya Rabb.. MasyaAllah.. Semoga mereka ikhlas dengan keadaan mereka sekarang.. sebagai nasehat pribadi bagi kami semua! Jadi anak yang menyejukkan, dan kelak menjadi orang tua yang menentramkan.. aamin.

Tak henti sampai disana, perut kami pun meminta dipenuhi haknya.. Laper! Tanpa banyak menunda (hmmm padahal sempet main bulu tangkis dulu :D ) Kami berjalan bersama menuju rumah makan padang di dekat Panti. Alhamdulillah... masih bisa makan..

Meski waktu masih menunjukkan sekitar pukul 2.30 siang, kami tetap melanjutkan ke panti balita, walau adik-adik kecil penghuni panti masih terlelap tidur siang :)  Sahabat-sahabat milis KCB menyerahkan kebutuhan balita yang sudah dibeli di kantor panti. Alhamdulillah.. tersampaikan.. Setelah diselingi sholat ashar, akhirnya kami menunggu waktu bermain mereka dengan santai, canda tawa sederhana, dan berfoto-foto (hmmm tetep..) di depan Musholla panti yang nyaman. Lagi-lagi, alhamdulillah. 

Yang kami lakukan di sana, berkeliling, melihat mereka bersih diri bersama perawat mereka, gemes dan terharu, hiks!  Terutama di ruang isolasi yang berisi bayi bayi mungil yang tak berdosa.. bayi yang cantik.. subahanallah.. Minum susu tanpa dekapan hangat seorang bunda karena berbagai alasan.. (jadi kangen putera, sepertinya dia sudah di adopsi krn dia tak terlihat T.T) Dan perjalanan kunjungan kami, kami akhiri dengan bermain bersama di area bermain bersama adik-adik balita dan batita!! >.<

Kesimpulan perjalanan kami adalah : Segala Puji bagi ALLAH yang telah melimpahkan nikmat yang tak terhingga itu.. berbagi nikmat adalah sebuah kenikmatan dari Allah.. bersyukur bersyukur :)

Yang pasti saya bangga dengan orang-orang ini : mas suwandi basyir, mbak tien kuraisin, mbak Diyah Kusuma  dan sahabat-sahabat saya yang telah merelakan beberapa rupiahnya untuk kakek-kakek, nenek-nenek, dan adik-adik yang ada di panti itu.. :')


Selasa, 29 Juni 2010

Rindu..

Hal apa yg paling menyakitkan hati?

Bagi saya, rasa sakit dalam relung hati yg paling menyakitkan adalah menahan rasa rindu. Resah, gelisah, perasaan sepi yg sangat, ingin teriak dn menangis sejadi-jadinya. Knp sakit,krn rindu adalah rasa akibat rasa cinta yg mndapat hambatan dlm mngungkapkannya,dlm bentuk amalan fisik. Rasa yg tertahan akibat blm bisanya mnuntaskannya dlm bentuk prjumpaan. Namun pertanyaannya, cukupkah hny dg perjumpaan? Terkadang rasa itu hadir tiba-tiba, pd saat yg tdk disangka2. Biasanya hadir saat kita sdg sendiri, sdg tdk brsm siapapun kecuali Allah. Berkali-kali saya merasakan, menahan rasa rindu yg tak kunjung hilang, pdhl berkali-kali pula yg dirindukan itu hadir, entah knp semua yg hadir, selalu saja terasa ada yg kurang. Hhh.. manusia, krn kurang syukur kah? semua yg hadir selalu ada saja yg mgk tidak sesuai harapan kah? Allah, sungguh perlu berjuang utk mnjadikanMu satu-satunya sandaran.

Imam Suyuthi mengatakan bahwa termasuk dari golongan syuhada di akhirat ialah orang-orang yang mati dalam kerinduan dengan tetap menjaga kehormatan diri dan disembunyikan dari orang-orang. Ya, mgk perjuangan ini yg mnimbulkan rasa sakit, sekaligus nikmat. Mnjaga kehormatan dn mnyembunyikan rasa rindu. Disaat kita bs saja mngungkapkan ledakan hati bernama rindu, saat brsmaan ad nasihat yg mnitahkan utk mnjaga kehormatan dn menyembunyikan rasa itu. Allah..

Bagi saya, rasa ini adalah instalan indah yg Allah berikan. Bgmnkah mbuktikan rasa cinta dsaat tdk sdg bersama yg dcintai? ya, rasa rindu. Deguban kencang rasa itu mndesak-desak keluar, namun Allah blm lah lagi mmberikan jalan dan jawaban dari rasa itu, itulah letak rasa sakitnya..

Kisah yg saya suka, sederhana, dr pngungangkapan rindu seorang umar ibn khaththab. Pada suatu malam Umar bin Khaththab teringat kepada seorang sahabatnya, dan ia terus bergumam lirih : “Mengapa malam ini terasa begitu panjang.” Maka setelah menunaikan shalat Subuh, Umar segera menemui sahabatnya itu dan memeluknya dengan erat! Subhanallah.. hanya pencinta dan perindu yang memahami perasaan umar ibn khathtab ketika itu. Mungkin pula ini adalah bntuk amalan fisik dari penggambaran rasa rindu itu. Dan rasa rindu adalah bukti kecintaan. Bohong ia mngatakan cinta, namun tak ada rasa rindu.. Namun ada satu hal yg mmg perlu kita pahami, perlu berjuang untuk kita berlapang dada, inilah mengapa menahan rasa rindu adalah salah satu hal yg menyakitkan, yakni : Tak semua orang pandai mengungkapkan rasa ini. Sehingga cukuplah rasa sakit itu ia nikmati sendiri, dikala org yg kita cintai yg sdg dirindu, salah satu orang yg mgk tak pandai membalas rasa :) brusaha mncukupkan diri dengan nasihat ini, Abdullah bin Masud ra., ia berkata: "Seorang lelaki datang kepada Rasulullah saw. dan berkata: Wahai Rasulullah, bagaimana pendapatmu tentang seseorang yang mencintai suatu kaum namun dia belum dapat bertemu dengan mereka? Rasulullah saw. menjawab: Seorang akan bersama orang yang dicintai." (HR Muslim)

Maka cukuplah Allah bagi kita..
Semoga Allah mpertemukan kita di syurga, aaamin ya Allah.


Untuk bapak, ibu, tunjung, niko, sahabat-sahabat tercinta, dan saudara/iku seiman sperjuangan.


Apa makna rindu menurutmu saudara/iku??

Pojok Jakarta
09 Mei 2010 (02.44 pm)

Minggu, 02 Mei 2010

Ukhuwah yang kering..?

Membaca judulnya mungkin membuat sebagian orang malas membacanya, seolah menunjukkan akhir dari catatan ini adalah sebuah kasus, hmm permasalahan yang klise, dan tidak jarang membuat masalah besar...

Sampai detik ini, saya masih terus merenungi episode-episode yang sudah terlewati. Ya, teman-teman lain juga pasti melewati semua episode masing-masing…namun yang merenunginya, saya hanya bisa berharap aku menjadi salah satu orang yang bisa mengambil hikmah dan menjadikannya panduan ke depan…karena, tidak semua orang yang merenungi mampu menjadikan hasil renungannya sebagai panduan episode selanjutnya..

Seorang adinda yang kukenal dengan sikapnya yang amat sangat perhatian membuatku sempat mengatainya “mama Laurent”  (tp sekarang saya menyesal sekali, dan tidak akan pernah mengatainya itu lagi).  Kenapa aku mengatainya demikian waktu itu? Ini berawal dari seringnya dia, bahkan tak terhitung lagi dia “berhasil” menebak dengan benar apa yang sedang kurasakan tanpa aku katakan, bahkan tanpa aku ekspresikan sama sekali, lucu, aneh, tapi sebenarnya ada satu kesimpulan yang baik kemudian…

“Hm aku tahu, mbak pasti lagi badmood nih!” atau, “mbak pasti lagi merasa kesepian ditengah keramaian…” atau, “mbak aku tahu, mbak pasti lagi pura-pura bahagia kan…” dan lain-lainnya…

Kesimpulan yang baik itu adalah, Allah memang telah memberikan kelebihan pada hatinya, yaitu KEPEKAAN dalam berukhuwah, ketulusan dalam berukhuwah,  Ikatan hati yang bisa jadi kita belum memintanya, namun Allah sudah menganugerahkan duluan…Sebagian dari hal penting yang harus dimiliki dalam berukhuwah.

Ada juga cerita lain dari saya, yang membuat saya menjulukinya “Bawel”  karena hampir setiap hari menyapaku dan menanyakan kemudian menyarankan hal-hal yang harus dan belum saya lakukan…yang mungkin bagi sebagian orang berlebihan, tapi mari kita ambil positifnya dan manfaatnya. Karena semua itu adalah hal baik yang perlu kita maintance hingga menjadi sebuah bagian hal penting dalam berukhuwah, PERHATIAN.

Ada satu lagi, hehe biar mewakili semua keadaan…..begini ceritanya.  Saya tidak menyebutnya bawel, apalagi mama Laurent, karena dia memang tidak pernah melakukan hal-hal seperti yang sudah aku ceritakan di atas.  Saya mendapatkan perlakuan tanpa kata, yang saya sangat mampu menyimpulkan bahwa setiap perlakuannya adalah bentuk kasih sayang dan kepahaman terhadap diri saya.  Ia hampir tidak pernah menebak-nebak seperti adindaku itu, ia juga hampir tidak pernah bawel menanyakan dan menyarankan banyak hal untukku (kecuali jika kutanya atau kupinta), tapi hal itu tidak mengurangi keyakinanku akan perasaannya padaku, karena ada sebuah ungkapan setelah sikapnya : UHIBBUKI FILLAH

Ditengah permasalahan masing-masing personal di hadapan Allah dan manusia, ukhuwah menjadi sebuah kekuatan penting. Kekuatan mahal dan berharga. Ia mampu menjadi sebuah solusi jiwa bagi jiwa-jiwa yang gelisah, resah, dan bahkan bagi jiwa-jiwa yang sedang ‘jatuh’.

Aku memang tak pandai dalam berukhuwah, banyak hal yang belum aku tunaikan dalam pelajaran Hak dan kewajiban berukhuwah.  Namun, ternyata Allah Maha Penyayang dan Maha Memberi belas kasih.  Semua tiga ceritaku yang berlainan itu, merupakan pelajaran berharga dan mahal yang langsung Allah ajarkan padaku. Ya, kenapa saya sebut pelajaran yang langsung Allah ajarkan pada saya, karena semua itu saya dapatkan disaat saya (yang dengan sombongnya –huuft) belum pinta sebelumnya…

Sebuah pengajaran indah melalui orang-orang disekitarku, pengajaran tentang ukhuwah yang menyadarkan, banyaknya kekurangan dan tugas-tugas yang belum lunas, kepada orang-orang disekitarku, terutama mereka yang menyayangi, mencintai karena Allah swt.  Jika belum meminta saja Allah melimpahkan kado indah yang kita butuhkan, apalagi jika kita memintanya dengan segenap harap, prasangka baik, dan rayuan maut berupa amal shalih padaNya… Setuju kan?

“Semoga Allah memberikan kekayaan jiwa, dan ketulusan sikap, serta petunjuk-petunjukNya yang tak ternilai, dalam menapaki episode hidup kita, hingga akhir perjalanan ini adalah ridhoNya, aamin Allahumma aamin…”

Jumat, 30 April 2010

Buat aku jatuh cinta lagi, Allah..

Sms yang selalu membuatku sejenak merenung..  

"Mbak, saling mendoakan dan saling mengingatkan ya. Rindu Allah.." 
Mungkin sederhana.. biasa aja.. sungguh.. aku berusaha meresapi tiap makna kalimat kalimat itu. Sungguh membuatku merenungi satu hal yang kadang terlupakan.. saat merasa diri jauuh dr Allah.. rutinitas ibadah tak diresapi.. malu. Cemburu pada sosok2 yg begitu hanyut nikmati taubatnya, ibdahnya.. begitu cintanya Allah pada mereka, orang-orang yang hatinya selalu dipenuhi Allah..


Lagi-lagi, malam ini (dan malam2 sebelumnya) aku mendapat sms yang mengingatkan bahwa Allah adalah satu-satunya tempat bersandar, satu-satunya penolong, dan pelindung. Sejenak merenung.. banyaknya nikmat Allah yang lalai untuk disyukuri. Allah begitu baik. Allah Maha Baik. Tapi kita terlalu lama menunda untuk segera berlari ke arahNya.. Allahu Rabbiy.. bohong kita rindu Allah jika kita tidak tersandung, tertatih, terluka saat berlari mengejar cintaNya.. Ya Rabb irhamniy..


Hiruk pikuk duniawi, riuh ramai aktivitas sehari-hari, canda tawa, lebih sering melalaikan bahwa ini adalah sedikit sekali dari tak terhitungnya anugerah Allah.. merasa kebahagiaan sajalah nikmat Allah.. padahal ujian dan segala hal yang tak kita suka, merupakan anugerah.. rasa duka, sakit, pedih, dan nelangsa.. juga merupakan anugerah Allah utk pendewasaan hambaNya.. agar tidak manja.. tidak rapuh.. dan hadiah Allah akan menantinya..

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” ~ Qs Al Baqarah : 155

Ah Allah.. bersyukur Engkau karuniakan hamba-hamba yang MerinduiMu, yg menerimaku apa adanya, yg mengingatkan d kala alpha, menasehati d kala salah, dan terus mengingatkan bahwa Engkau satu-satunya yang pantas bertahta.. dalam suka maupun duka.. saat angan dan ingin jauh dari nyata.. tp Allah punya rencana..

Pantaslah rasa sepi ini jika jauh dariMu, krn bersamaMu yang ada hanyalah bahagia.. Allah.. buat aku benar2 jatuh cinta lagi padaMu ya Rabb.. Irhamniy.. irhamniy..

"Rindu Allah.." - sms dari seorang adinda.


“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: "Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.” ~ Qs Al Baqarah : 214




----------------------------- 
Dian Eka
Pojok jakarta
17 Jumadil Ula 1431/30 April 2010
11.20 pm

Selasa, 27 April 2010

Sebuah rasa..

Kita bermain-main..
Siang siang hari senin..
Tertawa satu sama lain..
Semua bahagia.. semua bahagia

Kita berangan-angan..
Merangkai masa depan..
Dibawah kerindangan dahan..
Semua bahagia.. semua bahagia..

Matahari.. seakan tersenyum :)

Walau makan susah, walau hidup susah
Walau tuk senyum susah, rasa syukur ini karena bersamamu, juga susah dilupakan..

Oh kubahagia..

--- kubahagia by Sherina Munaf

Saya tahu, lagu ini lagu yang sudah lama sekali release.. tepatnya sebagai soundtrack film Laskar Pelangi :) seorang teman mengatakan sesuatu pada saya saat saya mengatakan :

"Mbak, saya lagi suka lagu ini!" dengan penuh kebinaran. Dia menjawab,
"Lha.. ini kan lagu lama.. soundtracknya Laskar Pelangi." dengan polosnya aku respon.
"Masak?"  hehehe ketahuan gak gaul deh.. jadi saya tau klo itu soundtrack lagunya Laskar Pelangi setelah diingatkan teman saya itu... ck ck ck :p

Oke. Bukan itu sebenarnya yg mau dibahas (hehe kisinan ceritanya..) Yg hendak diangkat adalah isi dari lirik lagu itu. Saya begitu tersentuh, sederhana sebenarnya.. tapi sungguh saya menyukai lirik ini : rasa syukur ini karena bersamamu, juga susah dilupakan.. dan keseluruhan dari lirik ini menarik :)  menggambarkan suasana bermain, bersuka cita, dan saling berbagi dlm sebuah kebersamaan. Indah. Manis. Membuat tersenyum bagi yang mendengarkan lagu ini.

Mengingatkan pada sebuah anugerah indah dari Sang Maha Pecinta, Allah, yakni Persahabatan, yang menjelma menjadi Persaudaraan.  Sebuah tema yang tak pernah membosankan untuk dibahas. (saat saya menulis ini pun sambil mendengarkan lagu itu). Terus terngiang-ngiang di kepala saya, orang2 yang telah tertoreh nama-nama mereka di ruang hati. Hmm.. *melankolis mode On deh. Nama dan wajah mereka bermain-main di ruang hatiku, kemudian kisah2 bersama mereka tiba2 hei...! jadi sebuah pelangi.. :)  hmm.. kenapa pelangi? mungkin karena bersama mereka tak selalu bahagiaaaaa.. namun penuh suka duka, marah, tertawa, dan lain sebagainya.. warna merah bisa sebagai rasa semangat, warna hijau bisa sebagai rasa ketentraman, warna biru bisa sebagai rasa romantis (halah ngarang!) pokoknya setiap warna menandakan keberagaman situasi dan rasa yg pernah dirasakan bersama mereka-mereka, para sahabat yang telah membersamai sejak mengenal kata dan mengenal rasa.. hmm :)

Eh, sekarang saya sedang mendengarkan lagu ini :

Sebiru hari ini, birunya bagai langit terang benderang, Sebiru hari kita, bersama di sini..
Seindah hari ini, indahnya bak permadani taman syurga, seindah hati kita, walau kita kan terpisah..


Bukankah hati kita telah lama menyatu, dalam tali kisah persahabatan ilahi..
Pegang erat tangan kita terakhir kalinya, hapus air mata meski kita kan terpisah..
Selamat jalan teman, tetaplah berjuang, moga kita bertemu kembali..
Kenang masa indah kita, sebiru hari ini..


--- sebiru hari ini by EdCoustic.


Hmm lagi-lagi perlu merenungi kisah-kisah berjuang bersama, bersama sahabat2 yg telah mengajak ke dalam jalan juang ini, terngiang sahabat2 yg telah "memaksa" kita untuk melibatkan diri dalam sebuah jalan yang sering beronak duri ini.. hmm.. yang akhirnya kita justru jatuh cinta jadinya. Jatuh cinta pada jalan suka duka, jalan cinta yang pernah dilalui oleh para sahabat rasul.  Walau kontribusi kita masih jauuuuuuh sekali. Jalan cinta itu adalah jalan keimanan, jalan perjuangan, yakni menuju Allah swt.

Sahabat2 yang mengingatkan dalam kebenaran dan kesabaran..
"Demi masa. Sesungguhnya orang-orang berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran."  ~ terjemahan Qs Al 'Ashr : 1-3


Seperti beberapa hari yang lalu, saat saya merasa down dn merasa gagal menjadi seorang sahabat yang baik. Dia mengatakan : "Cukup Allah ukhti, semakin kita hanya berharap Allah, maka semakin bebaslah kita dari kesempitan hati dan semakin bahagialah hidup ini (karena rasa syukur)"

*Terharu..

Sungguh kado terbaik adalah seorang sahabat yang mampu menerima kita apa adanya, mengingatkan dikala lupa, mendukung dikala benar, dan menasehati dikala salah..  Seperti saat seorang adinda mengungkapkan rasa cintanya pada saya malam ini *berbunga-bunga ni ceritanya ^^  hal ini merupakan hadiah kecil yang berharga dari Allah. Apalagi jika seorang saudara menyatakan mengenal kita merupakan sebuah mimpi, alangkah bahagianya kita ya? Padahal bagi saya mencintainya adalah kado kecil berharga.. mencintai seseorang adalah sesuatu, dicintai seseorang adalah indah, dicintai seseorang yang kita cinta adalah istimewa.. :)

Hhh.. Cukup Allah bagiku.. Rabb..
Perjalanan cinta masih sangatlah panjang.. yuk mari warnai hati dengan pena2 terbaik kita.. mencintai Allah, mencintai kekasih Allah, mencintai saudara seiman dengan sederhana namun berbuah kemewahan syurga, aaamiin ya Allah.

Abdullah bin Masud ra., ia berkata: "Seorang lelaki datang kepada Rasulullah saw. dan berkata: Wahai Rasulullah, bagaimana pendapatmu tentang seseorang yang mencintai suatu kaum namun dia belum dapat bertemu dengan mereka? Rasulullah saw. menjawab: Seorang akan bersama orang yang dicintai." (HR Muslim)

Kututup dengan kisah ini :
Sebuah kisah, pada suatu malam Umar bin Khaththab teringat kepada seorang sahabatnya, dan ia terus bergumam lirih : “Mengapa malam ini terasa begitu panjang.” Maka setelah menunaikan shalat Subuh, Umar segera menemui sahabatnya itu dan memeluknya dengan erat! Sbuah penggambaran yg menyentuh dr sosok sekeras Umar ibn khaththab, yg setan pun lebih memilih jalan lain jika berpapasan dengannya.



Allah..

pojok jakarta, 27 April 2010
12.53 am
al fakir